Pria Tuna Wisma di BS, Bengkalis Ditemukan Terbujur Kaku di Teras Toko

Oleh: redaksi Hukrim | Minggu, 14 Oktober 2018 - 07:31:11 WIB

Pria Tuna Wisma di BS, Bengkalis Ditemukan Terbujur Kaku di Teras Toko

DURI -- Ketenangan warga disekitar Pasar Sidomulyo, Kilometer 18, Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis sontak dihebohkan dengan ditemukannya sesosok pria berstatus tuna wisma tanpa identitas disalah satu teras toko milik pedagang barang harian dipasar tersebut. Meski awalnya terlihat sehat, namun sesaat kemudian, sosok pria yang diperkirakan berusia 40 tahunan itu telah terbujur kaku, Sabtu (13/10/18) sekira pukul 17.15 WIB.

Menurut saksi mata, Asril yang juga pemilik toko tempat jenazah ditemukan menuturkan awalnya pria tuna wisma yang biasanya terlihat mondar mandir disekitar pasar itu tampak beristirahat dengan duduk diteras toko.

Tak lama berselang, pria itu mencari potongan karton dan merubah posisi duduknya menjadi tiduran. Saat diperhatikan dengan seksama, kecurigaan akan nasib pria tersebut terus menjadi rasa amat penasaran dan saat cek ternyata pria tuna wisma itu tak pernah lagi menggerakkan tubuhnya serta bernafas.

Temuan tersebut sontak menarik perhatian warga sekitar dan segera menghubungi pihak kepolisian dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mandau guna dilakukan Visum.

Kapolres Bengkalis, AKBP Yusup Rahmanto saat dikonfirmasi membenarkan penemuan jenazah pria tanpa identitas tersebut dan dari hasil visum dokter, korban diduga menderita penyakit Kuning kronis dan Liver hingga menyebabkan kematiannya. Hal tersebut tampak dengan membengkaknya bahagian kaki serta tubuh berwarna kekuningan.

Kini, jenazah korban masih tampak mendiami kulkas jenazah RSUD Mandau sembari menunggu keluarga jenazah menjemput.*(hen/AT)

 

  Print Berita

Redaksi menerima kiriman berita dan foto. Bagi yang berminat silahkan kirim berita dan foto Anda ke email:prodesanews@gmail.com

0 Komentar

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Komentar Facebook