MDPT UED SP Suka Maju Desa Sepahat Kecamatan Kecamatan Bandar Laksamana (28/03/2018)

Mulai tayang: Minggu, 01 April 2018 - 10:44:26 WIB

SEPAHAT -- Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) Suka Maju Desa Sepahat gelar Musyawarah Desa Pertangungjawaban Tahunan (MDPT) tahun 2017 di halaman kantor Desa Sepahat, Selasa 27/03/18.

Kegiatan MDPT ini merupakan kewajiban pengelola untuk menyampaikan laporan keseluruh pemanfaat UED-SP secara khusus dan masyarakat secara umum setiap tahunnya.

Kegiatan MDPT dihadiri Kades Sepahat Muhammad Azlan, Lc, Camat Bandar Laksamana Afrizal, M.Si, Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Yusmanizar, Ketua UED SP Suka Maju Arjab beserta anggota, Ketua BPD, Direktur Badan Usaha Milik (BUM) Desa, Tokoh Masyarakat dan ratusan pemanfaat yang aktif dan lancar.

Dalam sambutannya Arjab selaku ketua menyampaikan laporan pertanggungjawaban tahunan kepada seluruh undangan dan pemanfaat yang hadir.

"Sisa hasil usaha (SHU) tahun 2017 kita untuk tahun ini sebesar Rp 144 juta lebih dengan tunggakan  9 %", papar Ketua UED SP Suka Maju Arjab.

Selanjutnya Arjab menghimbau kepada pemanfaat yang hadir untuk bisa berpartisipasi mensukseskan program ini dengan cara membayar tepat waktu dan tidak menunggak.

"Kita menghimbau kepadan seluruh komponen masyarakat dan yang paling utama pemanfaat untuk bersama-sama mensukseskan program UED-SP ini dengan cara membayar angsuran ke UED-SP tepat waktu seperti perjanjian awal meminjam dan jangan sampai menunggak" himbau Arjab.

Hal senada disampaikan juga Kades Sepahat Mohd. Azlan dalam sambutannya agar pemanfaat yang sudah meminjam dapat mentaati ketentuan yang telah disepakati oleh pengurus UED-SP dan gunakan dana yang dipinjam benar-benar untuk mengembangkan usaha.

"Mari kita jaga program ini bersama-sama, karena bantuan keuangan ini tidak dapat kita peroleh lagi untuk tahun-tahun berikutnya dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkalis, oleh karena itu gunakan dana yang dipinjam benar-benar untuk mengembangkan usaha yang diajukan serta taati aturan yang sudah ditetapkan, bayar tepat waktu,  sehingga dana ini bisa bergulir terus kepada masyarakat yang lain", ajak Kades Sepahat Azlan.

Dengan sudah dikeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) no 71 Bengkalis tahun 2017 UED SP di harapkan untuk bergabung  dan menjadi unit Badan Usaha Milik (BUM) Desa.

"UED SP diharapkan cepat untuk bergabung ke BUM Desa. Kalau bergabung ke BUM Desa banyak manfaatnya, yang pertama pinjaman bisa 60 juta, bunga turun menjadi 0,8 per tahun dan ada pinjaman untuk kelompok masyarakat kurang mampu", sebut Korcam Bandar Laksamana Sanusi.

Korcam Bandar Laksamana Sanusi berharap kepada pengelola untuk di kelola dengan baik dan transparan.

"Gunakan dana UED SP dengan sebaik mungkin, bagi pemanfaat yang di pinjam uang ke UED SP buatlah usaha dan mengembangkannya", harap Sanusi.

Dengan sudah dikucurkan dana untuk pengembangan usaha oleh pemerintah Kabupaten Bengkalis dari tahun 2011 sampai 2015 dengan nilai 5 milyar dan untuk desa baru 1 milyar.

Berarti dana yang dikucurkan oleh pemerintah Kabupaten Bengkalis bukan dana untuk pribadi atau satu orang tetapi untuk semua orang.

"Uang yang dipinjam dari UED SP uang pemerintah bukan milik pribadi. Dari pada itu mari kita bayar pinjaman kita supaya yang lain mau meminjam bisa dapat", ajak Camat Bandar Laksamana Afrizal.(AT)

 

4 Komentar

  1. romsyah
    romsyah 22 Februari 2017 - 17:45:43 WIB

    UED-SP Menara Desa Pematang Duku Kecamatan Bengkalis Mantaaaaap...........................

    1. romsyah
      romsyah 22 Februari 2017 - 17:46:54 WIB

      UED-SP Menara Desa Pematang Duku Kecamatan Bengkalis, Mantaap

      1. indra sukma
        indra sukma 23 Februari 2017 - 08:24:56 WIB

        Pertanyaan : kadus sebagai perangkat desa. Apa kah guru honorer di smk diboleh kan menjadi kadus?

        1. indra sukma
          indra sukma 23 Februari 2017 - 08:24:59 WIB

          Pertanyaan : kadus sebagai perangkat desa. Apa kah guru honorer di smk diboleh kan menjadi kadus?

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.