MDPT UED SP Fajar Harapan Desa Simpang Ayam Kecamatan Bengkalis (01/03/2018)

Mulai tayang: Sabtu, 03 Maret 2018 - 09:52:14 WIB

SIMPANG AYAM -- Sebagai penanggungjawab kepada masyarakat, pemerintah Desa dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bengkalis, Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED SP) Fajar Harapan Desa Simpang Ayam Kecamatan Bengkalis menggelar Musyawarah Desa Pertangungjawaban Tahunan (MDPT) 2017 yang dilaksanakan di aula gedung pertemuan Desa setempat, Kamis sore (01/03/2018).

Kegiatan ini sebagai penanggungjawaban dan juga pembagian doorprize oleh UED SP Fajar Harapan kepada pemanfaat yang beruntung.

Kegiatan MDPT di hadiri oleh Dinas PMD yang diwakili oleh Kasi Pelayanan Dasar Erdila Fitriadi, Koordinator Kabupaten (Korkab) Bengkalis Bidang Ekonomi Fakhtiar Qadri, Koordinator Kecamatan Bengkalis Bidang Pembangunan Boy Hazri Kairi, Pendamping Desa Tri Nanda Putri, mantan pendamping Desa Simpang Ayam Miftah Alfikri, perwakilan Bank BRI cabang Bengkalis Rahmat Kurniawan, Kepala Desa Simpang Ayam Mujiono, Ketua BPD Zaidi, Ketua LKMD Mukhayat, Bhabinkamtibmas Irwan Saputra, Ketua UED SP Fajar Harapan Kholzal Amri dan anggota, Tokoh Masyarakat dan ratusan pemanfaat.

UED SP Fajar Harapan Desa Simpang Ayam ini merupakan MDPT yang kedua. Pada tahun pertama di tahun 2016 dengan sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp 27 juta lebih dan di tahun ini mengalami peningkatan yang sangat signifikan sekali dengan SHU tahun 2017 sebesar Rp 41juta lebih untuk desa pemekaran.

"Perguliran dana UED SP Fajar Harapan Desa Simpang Ayam dari 1 milyar Sudah sampai 2 milyar", sebut ketua UED SP Fajar Harapan Kholizal Amri.

Dengan perguliran dana UED SP sudah sampai 2 milyar dan dengan banyaknya peminjam yang masih menunggu.

"Kami berharap kepihak Kabupaten Bengkalis bagaimana bisa menambah dana UED SP untuk Desa baru yang membutuhkan dan banyak pemanfaatnya", harap Ketua UED SP Fajar Harapan.

Program UED SP yang dicanangkan oleh pemerintah Kabupaten tahun 2011 sangat banyak membantu masyarakat pada bidang ekonomi.

"Dukunglah program ini, baik pemanfaat atau masyarakat. Karena program ini sudah berhasil mengembangkan ekonomi masyarakat", harap Kades Simpang Ayam Mujiono.

Pada kesempatan itu Koordinator Kabupaten Bengkalis Fakhtiar Qadri menjelaskan dengan sudah keluar Peraturan Bupati (Perbup) 71 tahun 2017.

UED Sp yang ada di Desa sekarang akan bergabung menjadi unit Badan Usaha Milik (BUM) Desa.

"Kalau sudah peleburan UED SP ke BUM Desa besok, pihak Desa mau menyertakan modalnya jangan gegabah" ingat Korkab Fakhtiar Qadri.

Selanjutnya, korkab mengingatkan kepada pendamping Desa ekonomi jangan terfokus di UED SP saja.

"Pendamping Desa Ekonomi jangan terfokus pada UED SP atau pun BUM Desa, tetapi bantulah Desa dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Des) dan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Des) dan lainnnya", ingat Korkab.

Dari Dinas PMD di wakili oleh Kasi Pelayanan Dasar, mengatakan, Program ini merupakan program jangka panjang dan berlanjut terus.

"Dana UED SP yang ada di Desa menjadi dana abadi dan harus di jaga supaya bisa berkembang terus", harap Erdila Fitriadi.(AT)

4 Komentar

  1. romsyah
    romsyah 22 Februari 2017 - 17:45:43 WIB

    UED-SP Menara Desa Pematang Duku Kecamatan Bengkalis Mantaaaaap...........................

    1. romsyah
      romsyah 22 Februari 2017 - 17:46:54 WIB

      UED-SP Menara Desa Pematang Duku Kecamatan Bengkalis, Mantaap

      1. indra sukma
        indra sukma 23 Februari 2017 - 08:24:56 WIB

        Pertanyaan : kadus sebagai perangkat desa. Apa kah guru honorer di smk diboleh kan menjadi kadus?

        1. indra sukma
          indra sukma 23 Februari 2017 - 08:24:59 WIB

          Pertanyaan : kadus sebagai perangkat desa. Apa kah guru honorer di smk diboleh kan menjadi kadus?

Tulis Komentar

Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.